stmaria.info Wilayah St. Maria Paroki St. Yakobus Keuskupan Surabaya
  Home Berita Agenda Galeri  
   
 
  DOKTER MENJAWAB

 

 
     
Dari: Intan  
  Pertanyaan:  
  Siang dokter, Saya Intan, Umur saya 28 tahun. Saya mau nanya, kaki saya sering kram terutama pada jari Kaki. Saya periksa cek darah, hasilnya normal. Penyebabnya apa ya dok?, dan saya tergolong sakit apa? bagaimana cara mengatasinya atau mengurangi kram kaki saya. Saya mohon solusi dari dokter, Terima kasih ya dokter…  
     
  Jawaban:  
 

Salam sehat & bahagia.

Kram pada kaki bisa disebabkan oleh spasme otot di kaki yang timbul akibat kontraksi otot yang terlalu keras. Daerah yang paling sering adalah otot betis dibawah dan belakang lutut. Lamanya kram bisa bervariasi. Penyebab pasti kram kaki biasanya idiopatik atau tidak diketahui jelas. Beberapa ahli berpendapat bahwa kram kaki terjadi ketika otot yang sudah dalam posisi mengkerut di rangsang untuk kontraksi. Pada beberapa kasus kram kaki bisa juga disebabkan karena masalah atau kondisi sbb:

1.Efek samping beberapa obat seperti golongan obat diuretic, nifedipin, cimetidine, salbutamol, statin, terbutaline, lithium, clofibrate, penicilamine, phenothiazines, dan nicotinic acid.

2.Dehidrasi

3.Ketidakseimbangan kadar elektrolit dalam darah, misalnya kadar kalsium & potassium terlalu rendah.

4.Kehamilan, terutama trimester terakhir

5.Kelenjar Thyroid yang kurang aktif

6.Penyempitan arteri kaki yang dapat menghambat sirkulasi

7.Gangguan saraf

8.Sirosis hati

Pada kondisi diatas hanyalah salah satu dari beberapa gejala yang lain selain bersifat idiopatik.

 

Penanganan:

Stretching (pelemasan) dan pemijatan biasanya bisa mengurangi gejala kram. Beberapa obat pun dapat membantu meredakan kram.

Semoga bermanfaat.

 

 

~ dr.Imelda Chandra

 

 
     
Dari: Paulina Hellen  
  Pertanyaan:  
  Selamat pagi bu dokter…! Saya hendak bertanya sedikit mengenai penyakit tumor, beberapa waktu yang lalu, ibunda dari teknisi saya mengalami benjolan di lengan kirinya, dan benjolan itu lambat laun semakin membesar, akhirnya mereka memutuskan untuk memeriksakannya ke dokter dan dokter tersebut mengatakan bahwa benjolan tersebut adalah tumor, setelah serangkaian pengecekan, dokter tersebut menganjurkan untuk melakukan proses operasi. Akhirnya setelah dioperasi selang sekitar 2 tahun, benjolan tersebut timbul kembali dan besar nya melebihi benjolan pertama terdahulu. Mereka memutuskan untuk membawanya ke dokter yang berbeda dan kemudian dioperasi lagi, dan hal seperti ini berlangsung terus-menerus sampai 4X operasi berturut-turut dalam beberapa tahun. Yang hendak saya tanyakan disini, waktu itu dokter menyatakan tumornya tidak ganas, namun mengapa malah menjadi lebih parah setelah dioperasi? Apa karena pola makan? Apakah tidak jaminan sebuah tumor yang telah dioperasi pasti sembuh? Atau mungkin ada faktor tertentu yang menyebabkan penyakit tersebut semakin parah setelah proses operasi? Mohon sedikit bantuan penjelasan dari dokter mengenai hal ini, Terima kasih sebelumnya,dokter.  
     
  Jawaban:  
 

Salam sehat dan bahagia.

Tumor merupakan benjolan abnormal di tubuh. Tahi lalat pun dapat dianggap sebagai tumor, termasuk benjolan di kandungan yang di kenal dengan nama Mioma juga masuk dalam kategori tumor. Disebut tumor ganas atau kanker, jika setelah dibiopsi atau dioperasi dan diperiksakan ke bagian patologi anatomi bahwa sel tumor tersebut ganas atau jinak. Sel kanker tidak dapat di lihat dengan mata telanjang tapi harus ada pemeriksaan secara patologi anatomi atau pemeriksaan lainnya secara lengkap. Semua benjolan di tubuh kita sebut tumor tapi tidak semua tumor itu ganas atau kanker. Jenis tumor atau benjolan ada berbagai macam, penanganan selain operasi adalah mencegah dengan berusaha menyeimbangkan kadar hormonal dan menjalani pola hidup sehat dan bahagia. Beberapa penelitian menyatakan bahwa kekurangan hormone progesteron merupakan salah satu penyebab terjadinya tumor atau kista. Benjolan yang timbul berulang kali tidak dapat dikatakan sebagai tumor ganas atau kanker. Untuk mengambil kesimpulan atas kasus ini, saya harus terlebih dahulu mempelajari hasil USG, pemeriksaan darah dan hasil patologi anatomi pasien dari Awal .Walaupun sudah di operasi memang tidak menjamin akan sembuh jika secara hormonal tidak diterapi sehingga menjadi seimbang dan mencari sumber penyebab tumor tersebut.

======================================================================================

======================================================================================

Profil dokter Menjawab... dr.Imelda Chandra

Merupakan sosok yang profesional, beliau adalah seorang dokter yang ramah dan penuh perhatian. Kesehatan, kepuasan, peningkatan kualitas hidup pasien adalah sebuah tanggung jawab untuk selalu memberikan pelayanan terbaik. Beliau mendedikasikan hidupnya untuk menyusun sebuah manajemen anti penuaan yang terintegrasi dengan konsep Healthy, Anti Aging, dan Aesthetic lifestyle.

 
     

 

 

 
  UPDATE BERITA
Ketentuan Penerimaan Komuni Pertama 2016
 
Aneka Simbol Paskah dan Maknanya
 
Fun Game Minggu Paskah Setelah Misa Paskah Anak-anak Gereja St. Yakobus Citraland Surabaya
 
Jadwal Prapaskah Paskah 2015 Gereja Santo Yakobus - Citraland Surabaya
 
Keluarga Sebagai Sekolah Iman Yang Penuh Sukacita
 

Kirimkan Pertanyaan anda disini
Dari:
Telp:
Email:
Judul_tanya:
Pertanyaan

 

 
     
HOME | BERITA | AGENDA | GALERI
Biak: 67 | Rekat: 49 | Mudika: 167 | Dewasa: 281 | Lansia: 161 | KK: 158
Copyright © 2013 - 2017 stmaria.info